BARABAI - Langkah politik mengejutkan terjadi di Kota Barabai, ketika Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk bergabung dan menerima Kartu Tanda Anggota Partai Gerindra, Rabu (5/8/2026).
Masuknya orang nomor satu di Bumi Murakata ini diyakini bakal merombak konstelasi kekuatan partai politik lokal menjelang perhelatan Pemilu 2029 mendatang.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tajuddin, mengonfirmasi perpindahan haluan politik kepala daerah aktif tersebut saat dimintai keterangan.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD HST ini menegaskan bahwa pimpinan daerah tersebut kini telah sah menjadi bagian dari keluarga besar partai besutan Prabowo Subianto.
“Benar, Bapak Samsul Rizal telah resmi menjadi anggota Partai Gerindra setelah menerima Kartu Tanda Anggota,” kata Tajuddin.
Bergabungnya figur penentu kebijakan di daerah ini dinilai sebagai amunisi segar yang sanggup menggenjot performa mesin politik hingga ke tingkat akar rumput.
Struktur kepengurusan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa diperkirakan bakal bergerak lebih solid dan agresif dalam mengamankan basis massa pendukung.
“Kehadiran Bang Rizal tentu menjadi kebanggaan bagi kami dan kami berharap pada Pemilu 2029 nanti Partai Gerindra HST dapat menjadi partai pemenang,” tuturnya.
Peta elektoral di Hulu Sungai Tengah diprediksi mengalami pergeseran signifikan seiring masuknya figur kepala daerah yang memiliki basis massa riil dan pengaruh luas. Keputusan ini dinilai bukan sekadar simbolis, melainkan strategi pragmatis untuk memperkuat modal sosial dan daya tawar politik partai di tingkat lokal.
Langkah strategis sang bupati juga membuka ruang komunikasi yang lebih cerah antara jajaran pemerintah daerah dan jajaran legislatif. Penyelarasan agenda pembangunan daerah dengan program strategis nasional diyakini dapat berjalan jauh lebih cepat dan minim hambatan politik.
“Dengan posisi sebagai kepala daerah aktif, diharapkan koordinasi pembangunan di HST dapat berjalan lebih efektif dan selaras dengan program nasional,” ujarnya.
Dinamika politik menjelang Pemilu 2029 dipastikan berjalan lebih hangat karena konsolidasi kekuatan kini terpusat pada figur kepemimpinan daerah. Daya tarik politik Samsul Rizal diprediksi sanggup menyerap aspirasi kelompok konstituen baru yang selama ini belum tergarap secara maksimal
“Kehadiran figur kepala daerah yang masih menjabat dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap dinamika politik menjelang Pemilu 2029 terutama dalam mengonsolidasikan dukungan,” pungkas Tajuddin.[nata]
