Banjarmasin Bidik Pemuda Inovatif Lewat Program Pemuda Pelopor 2026

Banjarmasin Bidik Pemuda Inovatif Lewat Program Pemuda Pelopor 2026


Banjarmasin — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) mulai mengarahkan fokusnya pada penguatan peran generasi muda sebagai motor perubahan. Melalui Program Pemuda Pelopor 2026, anak-anak muda didorong untuk tidak hanya berinovasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat.

Program yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ini diposisikan sebagai wadah strategis untuk menjaring sekaligus membina pemuda berpotensi. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, program ini menitikberatkan pada proses pembentukan karakter, kapasitas, dan keberanian untuk bertindak.

Kepala Bidang Pemuda Disbudporapar Banjarmasin, Gusti Ikromi Akbar, menegaskan bahwa tantangan zaman menuntut pemuda untuk lebih adaptif dan progresif. Pemuda, menurutnya, harus mampu keluar dari zona nyaman dan mengambil peran sebagai pelopor yang mampu membawa perubahan di lingkungannya.

Ruang kontribusi yang dibuka dalam program ini cukup luas. Mulai dari bidang pendidikan, sosial dan budaya, keagamaan, hingga sektor strategis seperti pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, pariwisata, pangan, serta inovasi teknologi. Hal ini memberi kesempatan bagi pemuda untuk berkiprah sesuai dengan minat dan keahliannya masing-masing.

Yang menjadi pembeda, Disbudporapar tidak hanya berfokus pada proses seleksi. Peserta juga akan mendapatkan pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini, seperti kemampuan public speaking, penguatan soft skill, hingga teknik menyusun dan mempresentasikan gagasan secara efektif.

Pembekalan ini menjadi penting agar ide yang dimiliki peserta tidak berhenti pada konsep semata. Pemuda diharapkan mampu mengeksekusi gagasan secara konkret, sekaligus membangun pengaruh positif di tengah masyarakat.

Tahapan awal program akan dimulai dengan kegiatan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 April 2026, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin. Kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi para pemuda untuk memahami mekanisme serta peluang yang ditawarkan.

Disbudporapar juga membuka kesempatan bagi pemuda Banjarmasin yang ingin bergabung dalam program ini. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram resmi @pemudapelopor.bjm. Perlu diketahui, peserta sosialisasi dibatasi hanya untuk 100 orang, sehingga calon peserta diimbau segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti proses seleksi untuk menentukan kandidat terbaik yang layak menyandang predikat Pemuda Pelopor. Penilaian dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada ide, tetapi juga komitmen, keberlanjutan program, serta dampak yang dihasilkan.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi agen perubahan. Pemuda diharapkan mampu menggerakkan lingkungan, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Program Pemuda Pelopor 2026 diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem kepemudaan yang aktif, progresif, dan berdaya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Zahidi)
Lebih baru Lebih lama