BANJARMASIN – Ratusan keturunan pejuang lokal, Andin Gani, menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah di Lesehan Tepi Sungai Banua Anyar, Banjarmasin Timur, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan data panitia, kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 200 orang yang merupakan keturunan generasi ketiga hingga keenam dari Andin Gani. Bahkan, sebagian yang hadir merupakan generasi buyut dari Saleh Saberan, cucu Andin Gani.
Andin Gani, yang memiliki nama asli Abdul Gani, lahir di Desa Kayu Bawang pada tahun 1881. Ia dikenal sebagai sosok yang turut berjuang melawan penjajah dan gugur pada tahun 1945 akibat tertembak dalam pertempuran.
Dalam silsilah keluarga, Andin Gani merupakan putra dari Andin Amberan, serta memiliki saudara bergelar Andin, yakni Andin Ayu Syarifah. Dari pernikahannya, Andin Gani memiliki lima orang anak, yaitu Galuh Ganal, Bandara, Ampu, Sabran, dan Siti Jahura.
Jejak keturunan yang masih terdokumentasi dengan baik hingga kini berasal dari anak kedua, Bandara, yang memiliki delapan orang anak. Dari delapan bersaudara tersebut, tiga di antaranya masih hidup, yakni Jakfar Saberan, Achmidi Saberan, dan Saleh Saberan.
Saleh Saberan, sebagai salah satu cucu Andin Gani, menuturkan bahwa kakeknya memang terlibat langsung dalam perjuangan melawan penjajah hingga gugur di medan pertempuran.
Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Andin Gani yang kini tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan untuk mempererat tali silaturahmi serta mengenang jasa leluhur mereka dalam sejarah perjuangan bangsa.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi cerita sejarah keluarga dari para sesepuh. Generasi muda tampak antusias mendengarkan kisah perjuangan Andin Gani yang diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran sejumlah tokoh keluarga turut menambah semarak acara. Di antaranya Raudatul Jannah, keturunan ketiga yang merupakan putri dari almarhum Zakaria Saberan, saudara dari Saleh Saberan. Ia merupakan istri dari Sultan Haji Khairul Saleh, yang dikenal sebagai Raja Banjar saat ini dan turut menjadi sponsor dalam kegiatan tersebut.
Dukungan juga datang dari keturunan lainnya, yakni Muhammad Rizal Assiddiqie, putra dari almarhum Baseri Saberan, yang saat ini bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pusat.
Tidak hanya dari keturunan generasi ketiga, dukungan juga datang dari keturunan generasi kedua. Salah satunya adalah Salamat, anak dari Siti Jahura, yang turut berpartisipasi sebagai sponsor dalam kegiatan tersebut.
Kemeriahan acara juga tidak lepas dari peran MC Livia Ramadhanti Putri, yang merupakan keturunan generasi kelima dari Andin Gani. Ia dikenal sebagai sosok berprestasi yang pernah menyabet gelar Galuh Banjar Banjarbaru, sehingga mampu membawakan acara dengan baik dan penuh percaya diri.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun, guna menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat identitas sejarah keluarga besar Andin Gani.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan saling bermaafan, ramah tamah, serta makan bersama di lokasi acara yang berada di kawasan tepian sungai.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar Andin Gani berharap nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan semangat kebersamaan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya di tengah perkembangan zaman. (Zahidi)
